2016-10-09_17.07.50

NICU (Neonatal Intensive Care Unit)

NICU (Neonatal Intensive Care Unit) adalah ruangan khusus di rumah sakit, untuk merawat bayi baru lahir sampai usia 30 hari yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus di bawah pemantauan tim dokter. Merupakan ruang perawatan intensif bagi bayi baru lahir dengan resiko tinggi yang  memerlukan pengobatan dan perawatan khusus dibawah pemantauan tim dokter, guna mencegah dan mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital. Bayi risiko tinggi adalah bayi yang mempunyai kemungkinan lebih besar untuk menderita sakit atau kematian daripada bayi lain.

Guna meningkatkan dan mengoptimalkan perawatan, bayi baru lahir dikelompokkan dalam 3(tiga) level, yaitu

  1. Level I
    Perawatan yang ditujukan untuk bayi baru lahir dengan risiko rendah, yang meliputi :
  • Bayi sehat
  • Bayi berat lahir lebih dari 2.000 gram
  • Bayi rawat gabung (perawatan bersama ibu)
  1. Level II
    Perawatan untuk bayi risiko tinggi, seperti :
  • Bayi dengan berat lahir kurang dari 2.000 gram
  • Bayi dengan persalinan bermasalah
  • Bayi yang menderita sakit, seperti diare, infeksi dan bayi kuning yang
  • memerlukan terapi sinar
  1. Level III
    Neonatal Intensive Care Unit (NICU) adalah perawatan untuk semua bayi bermasalah yang memerlukan tindakan khusus, seperti pemakaian alat bantu napas mekanik (Ventilator atau CPAP), pemberian obat-obatan tertentu yang memerlukan pengawasan ketat, tindakan transfusi tukar dan tindakan-tindakan lainnya yang memerlukan pemantauan ketat.

Dibawah ini disampaikan perawatan bayi baru lahir sesuai dengan kondisinya :

  • Perawatan level l, untuk bayi sakit ringan dan tidak perlu infus.
  • Perawatan level ll, untuk bayi sakit sedang dan perlu inkubator, infus, oksigen, dan monitor jantung dan paru.
  • Perawatan level lll, untuk bayi sakit berat yang perlu penanganan dan pemantauan ketat, serta perawatan bayi prematur dengan usia kehamilan < 34 minggu atau berat badan  (BB) < 510 gram.

 

Beberapa peralatan yang ada di NICU yang biasa digunakan pada bayi-bayi yang dirawat di NICU, tergantung dari berat ringannya kondisi bayi, diantaranya :

  1. Feeding tube:Sering bayi di NICU tidak bisa mendapatkan makanan yang mereka butuhkan melalui mulut langsung, sehingga perawat akan memasang selang kecil melalui mulut sampai ke lambung. Sebagai jalan untuk memasukan ASi atau susu formula.
  2. Infant warmers: Ini adalah tempat tidur dengan penghangat yang ada diatasnya. Sehingga bayi dapat terhindar dari hipotermi, orang tua dapat menyentuh bayi di warmers, yang tentunya berbicara dulu kepada perawat.
  1. Inkubator : Ini adalah tempat tidur kecil yang tertutup oleh plastic keras yang transparan, suhu di incubator diatur sesuai dengan kondisi bayi. terdapat lubang di setiap samping incubator sebagai jalan untuk perawat dan dokter memeriksa pasien. Orang tua dapat menyentuh bayinya lewat lubang tersebut.
  2. Jalur infus: Sebuah catheter kecil yang fleksibel yang dimasukan kedalam pembuluh darah vena. Hampir semua bayi yang di rawat di NICU di infuse untuk kebutuhan cairan dan obat-obatan, biasanya di lengan atau kaki atau bahkan dapat di buat umbulikal chateter (sebuah cateter yang di masukan ke umbilical) pada situasi tertentu dibutuhkan IV line yang lebih besar untuk memasukan cairan dan obat-obatan, ini di lakukan oleh dokter bedah pediatric.
  3. Monitors: Bayi di NICU tersambungkan ke monitor sehingga staff NICU akan selalu mengetahui tanda-tanda vital mereka. Dalam satu monitor dapat terekam beberapa tanda-tanda vital, antara lain denyut nadi, pernafasan, tekanan darah, suhu dan SpO2 (kandungan oksigen dalam darah )
  4. Blue light therapi: therapy cahaya yang di gunakan untuk bayi-bayi yang kadar biliribinnya lebih tinggi dari normal, biasanya di gunakan di atas bayi dengan bayi telanjang dan matanya ditutup dengan pelindung mata khusus, lamanya therapy cahaya tergantung dari penurunan kadar bilirubin, biasanya di periksa ulang setelah 24 jam pemakaian cahaya.
  5. Bubble CPAP : Alat bantu napas dengan menggunakan canul kecil ke dalam lubang hidung bayi, hal ini biasanya di gunakan untuk bayi yang sering lupa napas ( apnoe )
  6. Ventilator : mesin napas yang di gunakan untuk bayi yang mempunyai gangguan nafas berat. Mesin ini dapat memompa dan mengatur aliran udara ke dalam saluran napas melalui pipa (endotracheal tube) yang dimasukkan kedalam saluran napas. Alat ini biasanya digunakan pada bayi-bayi yang mengalami gangguan napas berat atau henti napas (apnoe), atau keadaan-keadaan maupun penyakit-penyakit tertentu yang potensial menimbulkan gagal napas.

IMG_20161003_123851

 

Apakah boleh melihat bayi anda di NICU ? 
Kasih sayang orang tua tidak bisa di pisahkan walaupun anaknya sedang sakit, tentunya kedatangan orang tua untuk melihat dan menyentuh anaknya sangat diperlukan. interaksi antara bayi dengan orang tua akan sangat membantu secara psikis.

Orang tua dapat selalu mengunjungi dan menghabiskan waktu dengan bayi di NICU.yang tentunya dengan tidak mengganggu aktifitas di NICU, biasanya orang yang dapat masuk ke ruang NICU sangat terbatas, yaitu hanya ibu dan ayah saja, Anggota keluarga yang lain hanya dapat melihat dari luar ( biasanya ruangan NICU dindingnya terbuat dari kaca ).

Bila anda sedang melihat bayi anda tanyakan kepada perawat atau dokter yang sedang bertugas apakah anda boleh menyentuh bayi anda, karena pada kondisi tertentu, misal bayi yang terlalu kecil atau yang diduga infeksi berat biasanya minimal kontak fisik, bila anda diijinkan anda bisa memegang tangannya, mengelus kepalanya, berbicara dan bersenandung untuk bayi anda.